Bangganya Menjadi Guru
Pagi datang ke madrasah, dari jauh mereka sudah berlarian
menyambut. Dengan senyum polosnya, mereka mengulurkan tangan mungilnya dan
mengucapkan salam. Sesekali aku mencubit
sayang pipi mereka yang comel , dan bersapa meskipun sekedar tanya, '"
sudah sarapan apa belum ndhuk ",....atau " mana senyumnya pagi ini
", " semangat dong ",....
" ayoo senyum dulu ....",
Masyaallah... terlalu indah dan selalu membuat hati kami
bergemuruh mengucap rasa syukur . Alhamdulillah, jalan kehidupan yang
dipilihkan oleh Allah SWT untuk kami lalui sungguhlah begitu indah dan
menenteramkan hati dan jiwa. Sudah sejak Tahun 1999 kami memutuskan untuk
mengabdi disalah satu Madrasah didesa . Itu pun hanya kebetulan setelah resaine
dari pekerjaan lama, untuk memilih tempat kerja yang lebih dekat dengan rumah.
Dengan harapan agar bisa mengurus rumah
dan anak dengan baik karena jaraknya berdekatan. Tiada terasa Sejak saat itu
profesi ini telah kami jalani sampai sekarang tiba di tahun 2022 ini..
Kehidupan selalu berhias Suka dan duka..ini adalah hal yang sudah biasa kami lalui. Menjalani setiap fase kehidupan dengan sebaik mungkin itu adalah prinsip yang kami pegang teguh sampai kini. Berbagai tugas yang ada harus selesai dengan baik. Andaikan belum selesai ataupun ada yang belum menemukan solusi, resikonya tidurpun agak kelimpungan tiada kenyamanan he he..😃
Waktu terus berjalan..Hari hari pun herlalu..dan tetap semangat. Semangat dan semangat..Bertemu dengan anak - anak didik adalah Anugerah sekaligus amanah. "Hai anak - anaku..kita akan berusaha memberikan yang terbaik untuk mu.." itulah tekad kami semuanya
Mereka adalah generasi masa depan bangsa. Mereka adalah
kesayangan dan juga kebanggaan serta harapan orang tuanya. Semua yang diberikan
pada mereka oleh seorang guru haruslah istimewa. Sesuatu yang istimewa untuk
mereka yang istimewa,bukankah demikian?
Madrasah swasta yang kami tempati bukanlah satu satunya
madrasah formal didesa . Disebelah Timur madrasah masih ada dua madrasah dan
satu sekolah dasar. Tentunya kami mempunyai tujuan yang sama yakni mengajar,
mendampingi ,mengarahkan, serta
memberikan kebebasan untuk bereskspresi sesuai dengan aturan yang ada. Dengan harapan
menjadi anak dengan kepribadian tang tangguh dan santun.
Tidak ada kata bosan dalam perjuangan. Melihat mereka tumbuh
dengan segala kelebihan dan kekuranganya masing masing merupakan nikmat tersendiri.
Tampa sadar anganku melayang layang kemana - mana. Kita banyak mendengar tentang gelar yang di
sematkan pada guru.Baik itu yang bersifat super hero ataupun yang bersifat
sederhana dan biasa saja.
Ada beberapa julukan yang mengindikasikan betapa besar peran
dan jasa seorang guru. Salah satu yang amat terkenal adalah: " Guru
Pahlawan Tanpa Tanda Jasa"
Siapakah guru itu? Guru adalah sosok yang mencurahkan
sebagian besar waktunya untuk mengajar dan mendidik dengan ikhlas tulus tampa
mengharapkan balasan. Lalu bagaimanakah dengan mereka yang meminta balasan? Mereka
adalah para penjual ilmu atau pedagang yang sedang menjajakan ilmunya kepada
masyarakat di sekitarnya.
Di jaman ini, Di tengah tengah maraknya berbagai media
informasi sebagai sumber pengetahuan , peran guru tetaplah merupakan
sumber belajar yang penting dan utama. Orang mungkin bisa menjadi ahli dengan
cara otodidak, namun tetaplah berbeda dengan seorang ahli yang nendapat
bimbingan dari seorang guru.
Ada kata bijak yang
mengatakan, belajar satu hari dengan seorang guru itu lebih utama daripada
belajar sendiri selana satu tahun. Kenapa? Karena belajar melalui guru guru
yang ada akan mendapatkan petunjuk
petunjuk yang sangat berharga. Kita bisa bertanya langsung jika belum memahami
apa yang sudah dipelajari.
Sedangkan belajar tanpa guru tentulah berkutat pada
kebingungan sejak awal tanpa tetesan petunjuk yang mencerahkan. Pada titik ini,
Secara prinsip guru bukan saja orang yang nemiliki kualifikasi keguruan secara
formal saja. Namun juga memiliki keilmuan yang mampu membuat para siswanya
menjadi cerdas dalam aspek intelektualnya, terampil, sekaligus mempunyai sikap
sopan dan santun bagi sesamanya.
Guru mempunyai peranan yang penting dalam keberhasilan proses
pendidikan bagi para siswanya. Tetapi meskipun demikian, gagal dan suksesnya para siswa juga di
pengaruhi oleh banyak faktor yang saling berkaitan antara satu dengan lainya.
Lingkungan keluarga, teman, juga motivasi dari siswa sendiri, merupakan faktor –
faktor yang harus diperhatikan. Maka dari itu guru juga tidak boleh merasa paling
berjasa dan merasa paling menentukan dalam suatu kebehasilan proses pendidikan.
Hari ini aku merenung kembali, guru yang baik adalah
pekerjaan mulia untuk mencerdaskan anak
bangsa. Membentuk karakter utama siswa selama disekolah, juga menyiapkan
penerus bangsa dengan kemampuan kemampuan yang di butuhkan.
'Selamat siaaannggg buuuu...." tiba tiba terdengar suara
anak anak dari dalam kelas yang bersiap utik pulang. "Selamat siang anak -
anak..hati hati di jalan ya.."
pesan ibu gurunya.
Ahhh..akupun merapikan kantorku dan melangkah keluar untuk
sekedar memandang para siswa yang berjalan pulang. "Asalamu'alaikum
buu.." : anak anak sambil tersenyum
melontarkan salam.
Berbahagialan dan banggalah menjadi guru, Gusti Allah telah
memilih kita untuk menyiapkan generasi penerus yang berkwalitas lahir batin. Marilah
kita lakukan yang terbaik bagi anak didik kta. Transfer of knowledge, Transfer of behaviuor, Transfer of character, Be Good Teacher Or Nothing.
Siti Kustiani
@itis
Pucung lor, 13
november 2022
Luar biasa indah...nyaman dibca
BalasHapusWariskan ilmu tuangkan gagasan, semoga menjadi amal dan jalan berbagi kebajikan😍🙏
BalasHapusLuar biasa Bu Kus, sangat mencintai profesi sebagai seorang guru
BalasHapusIndah...sungguh indah menjadi guru..
BalasHapusSalut dan luar biasa
BalasHapusBangga menjadi guru, bahagia menjadi guru
BalasHapusSelalu indah
BalasHapus