KESASAR DITEMPAT YANG TEPAT
Kesasar ditempat yang Tepat
Dunia
terbentang luas dengan berbagai isi keunika..keindahan..yang beraneka ragam. Jagad
iki ombo ora mung sak godong kelor jarene simbok..maka tengoklah dunia agar
tahu betapa Maha besarnya Tuhan.. Nrutus..njlajah desa milangkori..Hanyeyawang
ing endahing kahanan lan penguripan..adalah hobbyku.Meyusuri jalan, menaiki
bukit, nongkrong nyantai nyawang pesisire segoro.., atau sekedar duduk duduk
dipinggir jalan menikmati pemandangan indahnya.
Disela kesibukan kerja, berorganisasi, untuk melepaskan penat.
Hai.... Dunia pernrutusan itu indah, nrutus mendekatkan diri pada rasa syukur.
( Bukan Hadits). lima belas sampai tiga puluh menit, baru pulang. Begitulah
hidup terasa nyesss saja saat menikmatinya. Dan hal itu bisa selalu membuat
kita terus bersyukur.
Tapi kali ini
lain certanya, langkah kakiku kali ini membawa tubuh
ke lokasi acara dimana teman teman sudah menunggu. Nrutus? Bukannn.....Tapi
lokasi Technical Meeting, persiapan jelajah santri LP Ma'arif Tulungagung yang
akan dilaksanakan pekan depan. Karena bagian perkonsumsian, maka berangkatlah lebih dahulu dengan membawa Snack yang sudah dipesan.
Tiba ditempat aku tersadar bahwa ada acara yang bersamaan disatu
lokasi yang sama pula. Satu acaranya Kopdar Ma'arif NU menulis, dan satunya
Technical meeting Persiapan Jelajah Santri 2022. Dimana tercatat sebagai salah satu panitia.
Sebenarnya tujuan awalnya ya itu Technical meeting Persiapan
Jelajah Santri. Pada saat sudah parkir, kemudian akan naik ke lantai atas
tempat berlangsungnya Technical Meeting, ndak tahu kenapa kaki ini melangkah
menuju " MABES ", Markas Besar
LP Ma'arif.
Disebut MABES ,ya kata
pak Dr. pri, sebagai sekretaris LP
Ma'arif, semua kegiatan yang dilaksanakan oleh LP Ma'arif selalu bertempat
diaula ini. Ruangan yang nyaman, rapi, meskipun kecil banyak fasilitas,
termasuk tempat saat diadakan pelatihan guru LP Ma'arif se-Indonesia saat
daring, dimana saya waktu itu berkesempatan sebagai moderator.... Padahal
asline ndredegg degg deeggg...ππ….. hmmmm pengalaman berharga.
Ternyata bisa itu karena kita berani menaklukkan rasa takut gagal dan disertai dengan usaha maksimal....dawuhe mbok Giyem ngunuu...... hihihi
Terlihat pak sekretaris disana, Dr. Supriadi, M.Pd, juga ada Bu Dr.
Eti Rohmawati, M.Pd, juga beberapa teman penggiat Literasi dilingkungan LP
Ma'arif Tulungagung. Dan akhirnya kita berjabat tangan, ngobrol kesana
kemari...ehhh lebih kerasan di " Mabes". He ...he.....
Tak berselang lama, rawuhlah Prof.
Dr Ngainun Naim, Pakar Literasi
di Kabupaten Tulungagung , Guru Besar UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Beliau yang akan menjadi narasumber seperti yang tertera dipamflet yang sudah
tersebar luas sebelumnya.
Anehnya,
saya tambah kerasan di ruangan ini, seluruh pembicaraan menjadi menarik, dan
memacu adrenalin yang lama tertidur untuk lebih bersemangat menulis
lagi.hi...hi.... Padahal dari awal saat undangan kopdar menulis beredar tidak
tertanam dibenak untuk ikut serta, karena sudah lama sekali tidak menulis lagi.
Jika ditanya alasannya..... entahlah, ya tidak nulis begitu saja. Atau
mungkin….sibuk dengan dunia pernrutusan paling ya....hiks. tetapi jika
memungkinkan nrutus sambil nulis sepertinya lebih asyik,,,,,,hihihi….sepakat
ya…..hmmmm
Tak berselang lama hadirlah Ketua LP Ma'arif NU Tulungagung. Bapak
H. Khozin, M.Pd, Beliau berkenan memberikan sambutan. Seperti
tradisi dilingkungan LP Ma'arif, selalu ada gelak tawa yang mengiringi
keseriusan kita, dan ini membahagiakan, suasana nyantai, nyaman, tetapi tujuan
pembicaraan tersampaikan tanpa menjadi spaneng.
Beberapa kalimat yang tidak bisa dilupakan dari Prof. Naim, menulis
aktualisasi dari rasa syukur, jleb begitu rasanya dihati, kita yang dikaruniai
tubuh yang sehat, dan bisa melakukan, kenapa tidak menulis atau bahkan enggan?
padahal diluar sana ada yang sakit stroke saja masih tetap semangat
menulis.....πππ
Duhhh begitu
mengena kalimat ini.
Allahhumma
mekso awak untuk menulis, merupakan motivasi internal, mencoba bermanfaat untuk
orang lain dengan menulis.
Ditengah tengah penjelasan Beliau, hadirlah Ketua Pergunu Kab.
Tulungagung beserta Sekretaris, Beliau bapak Muselim, M.Pd.I dan Bapak Harun
Arrosyd M.Pd.I
Selanjutnya prof. Naim menyampaikan, Pertama , kita harus memiliki
Komitmen untuk menghitung apa yang bisa dilakukan. Mulai dengan satu paragraf,
demikian panjang lebar, Prof. Naim dengan segala penjelasannya, sesekali
diselingi cerita lucu yang membuat kita yang mendengarnya senyum senyum dan
tertawa lepas. Duhhhh ...... terlena dengan berbagai pengalaman hebat yang
beliau sampaikan.
Trus .... bagaimana tugasku yang dilantai
atas? Hihihi.... tergopoh-gopoh mencoba naik kelantai atas, tak ungak..
"ahh
amann..": batinku sambil nyengir di aula tempat
pelaksanaan Technical meeting. Ternyata teman - teman
Sakoma ,sudah menyelesaikan semua dengan baik, lega rasanya.
Apa yang kulakukan berikutnya? turun lagi ... hihihi karena masih
penasaran dengan apa yang akan disampaikan lagi oleh Prof. Naim. Dengan serius
kami menyimak kalimat demi kalimat yang terucap dari Pakar Literasi Kabupaten
Tulungagung ini .
Tak terasa sudah masuk waktu Dhuhur, dan berakhirlah acara kopdar
menulis kali ini. Semoga spirit menulis terus kami miliki, virus menulis
menyebar disendi ini , untuk terus berbagi pengalaman, berbagi informasi,
berbagi kebahagiaan dengan menulis.
Kesasar yang membawa berkah, harusnya ikut Technical Meeting persiapan jelajah santri 2022 nyatanya malah ikut Kopdar Ma'arif menulis. Kesasar di tempat yang tepat.
Alhamdulillah
sudah kesasar....ππ️
Salam
Literasi
Siti Kustiani @itis
Pucung Lor, 10 Nopember 2022
Salam nrutus
BalasHapusHe ...he.....siapp prof.
HapusTidak ada celah untuk di kritik... Mantap lanjutkan....
BalasHapusHiks ....
HapusTulisan yang asyik sekali
BalasHapusTerima kasih pak pengawas.....☺️ππ
BalasHapusSemoga kembali rajin menulis Bu...
BalasHapus