NGERINYA DIBALIK KEINDAHAN JALAN LINTAS SELATAN ( JLS ) TULUNGAGUNG
Bagaimana
tidak? Sepanjang jalan kita disuguhi pemandangan yang teramat indahnya. Jalan
lintas selatan Tulungangung yang konon kabarnya akan menghubungkan pantai popoh
, pantai sidem ini dengan pantai sine nantinya. Masih belum selesai
pengerjaannya, tetapi sudah banyak yang datang kesana untuk menikmati keindahan
jalan yang berada ditengah bukit yang terbelah ini.
Kelokan jalan yang keren, tanjakan tanjakan indah dan manja menyapu mata kita sekaligus memacu adrenalin kita untuk terus menambah kecepatan spedo kendaraan kita. Tanpa terasa terus kita tambah kecepatan untuk bisa menaklukkan setiap tanjakan juga kelokan. Hmmm…….indahnya……tetap harus fokus dengan setir ya….jangan terlena, tetap haruslah terkontrol dengan baik, meski sambil menikmati keindahan bagian dari semesta ini. Jangan lupa sesekali berhenti dipuncak tanjakan, lihatlah, rasakan , ambil nafas dalam dalam, lepaskan perlahan.....dan nikmatilah keindahan sekitarnya……so wonderfull…….
Angin yang
berhembus sepoi dan terus berhembus menyentuh
lembut wajah kita. Seakan ingin mengatakan selamat datang diarea indah ciptaan
Allah swt. Bukit yang telah disentuh oleh tangan – tangan indah sang
profesional design perproyekan…segar…indah….murni…….itu yang dirasakan, indah tak terkira dan tak henti hentinya bersyukur kepada – Nya, kita masih diberi kesempatan
untuk mengagumi keindahan ini.
Terlihat sekilas dipinggir jalan telah berdiri warung penjual makanan juga minuman pelepas dahaga. Saat kita berhenti dan mampir, dengan santun dan ramahnya mereka sabar melayani pesanan kita. Sambil sesekali bercanda menimpali pembicaraan kita. Tertawa bersama, lelap dalam keakraban. Seperti sudah lama kenal saja. He...he....
Dengan adanya warung warung disepanjang jalan lintas selatan Ini, berarti juga telah menciptakan lapangan pekerjaan baru,
yang berarti juga meningkatkan pendapatan, menambah kesejahteraan masyarakat sekitarnya.
Namun
demikian, ada yang janggal setelah berkali-kali kesana. Berasa ada yang aneh
saja disaat kesana disiang hari, dimusim kemarau, terasa terik matahari begitu
menyengat. Barulah tersadar bahwa lahan
pegunungan telah berubah fungsi. Disana tidak ditemui banyak pohon besar yang
biasa menaungi saat panas terik begini. Bahkan lahan dipegunungan ini telah
berubah fungsi menjadi lahan pertanian, banyak ditanam jagung dan pohon pisang.
Hiks…..
Kemudian apa
yang terbersit dibenak kita?.......Banjir saat hujan ? benar sekali….itulah
yang terlintas difikiran ini. Bagaimana jika hujan turun dengan derasnya? Tidak
ada lagi yang bisa menyimpan air didalam tanah, tidak ada yang menyerapnya.
Sudah dari dulu kita pelajari bahwa pohon besar dipegunungan itu sangat penting
fungsinya. Mereka biasa menahan air hujan didalam tanah dengan akarnya. Mereka
juga penghasil oksigen murni yang menyehatkan. Mereka juga bisa melindungi kita
dari panasnya terik matahari yang menyengat saat disiang hari. Begitu banyak
fungsi pohon dipegunungan. Lantas mengapa sampai terjadi pengalihan fungsi
hutan menjadi lahan pertanian? Siapa yang bertanggung jawab dengan ini semua?
Jika terjadi banjir, akan sepadankah hasil pertanian dengan akibat dari banjir
yang melanda? Wallahualam Bissawab……….
Memang
haruslah dievaluasi lagi perubahan fungsi hutan ini menjadi lahan pertanian,
masih banyak yang bisa dilakukan jika hanya masalah ekonomi yang menjadi
alasan. Kita bisa memfungsikan hutan sebagaimana mestinya sekaligus
meningkatkan perekonomian dengan itu. Membuat wisata hutan, membuat kuliner
disepanjang jalan hutan dan masih banyak lagi.
Terlalu besar resikonya dan jelas tidak
sepadan dengan kerugian yang harus ditanggung saat banjir melanda. Semoga bisa
menginspirasi. Hijaulah Tulungagungku, Tenteramlah jiwaku……
Siti kustiani@ it is
Pucung,09 nopember 2022
Ceritanya sangat menarik Buk.... Ngeri2 sedap.... Mantap...
BalasHapusTerima kasih pak kamad.....☺️🙏🙏
Hapuslihat judulnya, tak kiro kalau ada cerita hantunya .... hehe
BalasHapusHihihi......
HapusMantap Buk.. Lanjut...
BalasHapusTerima kasih pak kamad ..
HapusSemakin mantab.
BalasHapusMatur nuwun pak ketua ☺️🙏🙏
HapusCatatan yang indah. Menarik sekali. Mari terus menulis.
BalasHapusTerima kasih Prof ... insyaallah
HapusInsyaallah.... terima kasih...☺️🙏🙏
BalasHapusMasyaallah, sungguh indah pemandangan bagian selatan Tulungagung
BalasHapusIyaa kak .....agee cuss mriko...😁😁
Hapuswah indahhh
BalasHapusluar biasa
Terima kasih Bu Dr.eti.....
Hapus