BELAJAR MENJADI MANUSIA
Tidak dapat disangkal, bahwa manusia harus belajar. Mampukah manusia hidup mulia tanpa harus belajar ?. Jawabannya adalah mustahil. manusia akan tidak akan mampu hidup sebagai manusia dan mulia jika tidak belajar serta tidak di didik oleh manusia lain.
Setiap manusia yang lahir telah di bekali beberapa potensi juga instink atau naluri untuk kelangsungan hidupnya.
Namun potensi pembawaan sejak lahir ini tidak mungkin berkembang baik secara maksimal tanpa adanya pengaruh yang dari luar yang positif, pengaruh yang bisa merangsang potensi positif dari diri manusia tersebut. Di sinilah peranan penting pendidikan bagi manusia.
Di samping kemampuan kemampuan jasmaniah, manusia juga membutuhkan pengetahuan yang bersifat rohaniah. karena kesemuanya haruslah balance. seimbang.
Manusia sebagai makhluk sosial berbudaya, tentunya terlalu amat sangat berbeda sekali dengan makhluk biologis seperti binatang.
Tidak ada makhluk yang baru lahir demikian tidak berdayanya seperti manusia. Namun juga tidak ada makhluk setelah dewasa mampu berkarnya seperti manusia. Manusia membutuhkan tempat-dunia untuk mengembangkan diri dan mempertahankan keberlangsungan hidupnya. Ia selalu berinteraksi dengan dunia di luar dirinya juga sekaligus menggunakan untuk kebutuhanya
Dengan belajar secara terus menerus / menyesuaikan diri dengan berbagai macam cara yang di pergunakan merupakan bentuk pembelajaran yang tidak pernah ada habisnya.
Tubuh manusia yang telah mampu berfungsi maksimal, membutuhkan suatu kegiatan yang di sadari, kosentrasi, latihan, ataupun aktivitas aktivitas lain yang membuat bertumbuh dan berkembang dari masing masing orang yang bersangkutan itu sendiri.
Menyesuaikan diti merupakan suatu proses belajar yang dapat merubah tingkah laku manusia. Menyesuakan diri dengan mengubah perilaku diri untuk di sesuaikan dengan lingkunganya ataupun mengubah lingkunganya untuk di sesuaikan dengan kebutuhanya. dimana pengalaman hidup seseorang merupakan suatu pembelajaran yang bisa merubah sikap, tingkah laku. serta sudut pandang seseorang.
Ada beberapa jenis pembelajaran yang kita kenal:
1. Belajar dengan cara menghafal
Menghafal adalah hal yang baik sekali namun demikian gelum bisa di sebut belajar dalam arti yang sesungguhnya.
Sebab untuk mengetahui sesuatu tidak cukup dengan menghafalkanya tetapi perlu memahami di mengerti secara mendalam.
2. Belajar dengan cara latihan
Belajar dengan cara ini merupakan proses yang bisa berubah tingkah laku manusia, dengan melatih diri terus menerus seseorang bisa menjadi ahli di bidang yang di tekuninya.
3. Belajar dengan cara bermain, cara ini daoat mengubah sikap, tingkah laku, dan pengalaman seseorang.
Bermain merupakan kegiatan yang khusus bagi anak anak, meskipun orang dewasa juga di perbolehkan
Sedangkan belajar merupakan kegiatan yang umum para manusia sejak lahir sampai mati. Kegiatan belajar mempunyai tujuan untuk kebutuhan saat ini sekaligus masa depanya di kemudian hari. Sedangkan bermain hanyalah di waktu permainan berlangsung sesaat itu saja dengan tujuan kesenangan semata mata
Tentunya Belajar mengandung arti yang lebih luas dari pada sekedar untuk kesenangan dan ataupun hanya mencapai pengertiannya semata. Seseorang yang telah mendapatkan suatu pengertian belum tentu mau dan mampu merubah sikap dan tingkah lakunya sesuai dengan pengerian yang telah di capainya.
Manusia sebagai individu hidup dalam suatu tampat - dunia, bukan bagian dari dirinya sendiri, tetapi mutlak di perlukan untuk keberlangsungan hidupnya sendiri. Tanpa dunia di luar dirinya manusia tidak akan bisa mencapai potensi idealnya.
Karena manusia adalah makhluk yang mengalami ketergantungan pada dunia luar untuk berkembang mencapai kesempurnaan hidupnya. maka dari itu jangan pernah berhenti untuk belajar dari siapapun dan dimanapun. Salam Pejuang Pendidikan.
Pucung. 10 Desember 2022
Koestiani@itis
Alhamdulillah, barokahi manfaati
BalasHapus